Apple Jual iPhone Tanpa Charger, Hemat Rp 93 Triliun

Apple telah berhenti memasukkan pengisi daya dan adaptor headphone di dalam kotak sejak iPhone 12 dirilis pada tahun 2020.

Apple sengaja melepas kedua aksesoris tersebut untuk mengurangi dampak polusi. Namun, pemilik seri iPhone 12 dan seri iPhone yang lebih baru masih dapat membeli kepala pengisi daya dan headphone secara terpisah jika diinginkan.

Tampaknya pengurangan polusi bukan satu-satunya alasan di balik langkah Apple.

Alasannya adalah Apple dikatakan telah menghemat hingga £ 5 miliar, atau setara dengan Rs 93,6 triliun, dengan menjual iPhone tanpa pengisi daya dan headphone, menurut laporan terbaru oleh outlet media Daily Mail.

Penghematan hingga triliunan rupiah dapat dicapai karena Apple dapat mengemas iPhone dalam kotak ritel yang lebih kecil. Ingatlah bahwa kotak hanya berisi iPhone dan kabel Lightning ke USB-C.
Berita Terkait: Ini adalah kebocoran Apple Iphone 13 ketika dirilis pada tanggal 14. Warna pinknya ada?

Kotak penjualan iPhone yang lebih kecil ini kemudian memungkinkan Apple untuk mengemas lebih banyak kotak iPhone ke dalam satu palet kontainer.

Menurut Daily Mail, kotak kemasan iPhone yang lebih kecil memungkinkan palet diisi dengan wadah 70 persen lebih banyak dari sebelumnya. Ini memungkinkan Apple mengirimkan lebih banyak iPhone dari biasanya selama proses pengiriman.

Dengan cara ini, Apple diperkirakan mampu menekan biaya pengiriman hingga 40 persen. Dari sini, beberapa analis telah menghitung bahwa Apple berpotensi menghemat setara dengan £27 untuk setiap iPhone yang terjual.

Terlepas dari penghematan biaya, Apple belum melakukan pemotongan harga untuk seri iPhone 12 dan yang lebih baru.

Sejak memutuskan untuk menghilangkan pengisi daya dan headphone dalam bundel pembelian yang dimulai dengan seri iPhone 12, Apple dikatakan telah mengirimkan 190 juta unit iPhone hingga saat ini.

Menghitung jumlah total iPhone yang dikirimkan dikalikan dengan biaya yang dihemat Apple untuk setiap iPhone (£27), angkanya mencapai £5,13 miliar.

Tanpa kebijakan pemotongan harga, semua penghematan ini kemungkinan akan berakhir di kantong Apple.
Dapatkan keuntungan ekstra

Menjual iPhone tanpa pengisi daya dan headphone juga dikatakan telah memungkinkan Apple memperoleh keuntungan tambahan hingga £225 juta (sekitar Rs 4,2 triliun).
Berita Terkait : Apple Diam-diam Berikan Paten Iphone Material All-Glass?

Keuntungan tambahan berasal dari penjualan adaptor pengisi daya dan headphone.

Karena pemilik iPhone yang ingin mengisi daya iPhone mereka dengan cepat terpaksa membeli adaptor pengisi daya 20W baru secara terpisah, yang berharga $19 (sekitar Rp 273.000). Mengingat pengisi daya iPhone yang lebih lama hanya mendukung pengisian daya 5W.

Nah, bagi pengguna yang menginginkan headphone, pengguna harus merogoh kocek sebesar $19 untuk EarPods (sekitar Rp273.000), atau mulai dari $129 (sekitar Rp273.000).

Sumber :